L♥Ve'a

giVe oTherS iN oUr LifE

Mengenal Lebih Jauh tentang Lumba-lumba… April 19, 2010

Filed under: Lumba-lumba — loveabi @ 11:46 am

Lumba-lumba adalah mamalia laut yang sangat cerdas, selain itu sistem alamiah yang melengkapi tubuhnya sangat kompleks. Sehingga banyak teknologi yang terinspirasi dari lumba-lumba. Salah satu contoh adalah kulit lumba-lumba yang mampu memperkecil gesekan dengan air, sehingga lumba-lumba dapat berenang dengan sedikit hambatan air. Hal ini yang digunakan para perenang untuk merancang baju renang yang mirip kulit lumba-lumba.

Lumba-lumba memiliki sebuah sistem yang digunakan untuk berkomunikasi dan menerima rangsang yang dinamakan sistem sonar, sistem ini dapat menghindari benda-benda yang ada di depan lumba-lumba, sehingga terhindar dari benturan. Teknologi ini kemudian diterapkan dalam pembuatan radar kapal selam. Lumba-lumba adalah binatang menyusui. Mereka hidup di laut dan sungai di seluruh dunia. Lumba-lumba adalah kerebat paus dan pesut. Ada lebih dari 40 jenis Lumba-lumba.

Bayi lumba-lumba yang baru lahir akan dibawa ke permukaan oleh induknya agar bias menghirup udara. Lumba-lumba perlu naik ke permukaan untuk bernafas supaya tetap hidup. Lumba-lumba bernafas melalui lubang udara yang terletak di atas kepalnya. Tubuhnya yang licin dan ramping sangat sesuai untuk berenang. Induk Lumba-lumba menyusui anaknya dengan susu yang gurih dan menyediakan energi bagi anaknya supaya cepat besar. Setiap anak lumba-lumba selalu berada di dekat induknya, sehingga ibunya bisa melindungi dari bahaya. Lumba-lumba selalu menjaga hubungan dengan anaknya hingga tumbuh semakin besar. Induk lumba-lumba memanggil anak anaknya dengan siulan khusus yang bisa mereka kenali.

Lumba-lumba hidup dan bekerja dalam kelompok atau disebut kawanan. Mereka sering bermain bersama. Seekor lumba-lumba tidak bisa tidur nyenyak di bawah air. Ia bisa tenggelam. Oleh karena itu, ia setengah tidur beberapa saat dalam sehari. Lumba-lumba makan cumi dan ikan seperti ikan mullet abu-abu. Kadang kadang Lumba-lumba menggiring kawanan ikan agar mudah ditangkap. Lumba-lumba mencari jalan dengan mengirimkan suara didalam air. Jika suara itu mengenai suatu benda, suara itu akan dipantulkan kembali sebagai gema. Kadang kadang, suara gaduh di laut akibat pengeboran minyak dapat membingungkan Lumba-lumba. Mereka akan mengalami kesulitan dalam mengirim dan menerima pesan.

Manusia senantiasa tertarik dengan kisah lumba-lumba. Bangsa Romawi telah membuat gambar mozaik Lumba-lumba sekitar 2.000 tahun lalu. Sekarang, manusia senang berenang di laut bersama binatang yang pandai dan bersahabat seperti lumba-lumba. Lumba-lumba harus berhati hati terhadap ikan hiu yang mungkin menyerang mereka sewaktu waktu. Mereka melindungi diri dengan gigi giginya, terkadang mereka menggunakan paruhnya sebagai pelantak. Manusia dapat menjala banyak sekali ikan bagi lumba-lumba untuk makanannya. Kadang kadang, lumba-lumba tertangkap oleh jaring nelayan. Mereka tidak dapat menghirup napas di permukaan, akibatnya mereka tenggelam. Ketika bahan kimia yang berbahaya dibuang ke laut, limbah itu bisa meracuni makanan yang dimakan Lumba-lumba. Pembangunan waduk di sungai dan pengeringan danau hanya menyisakan sedikit tempat bagi binatang seperti lumba-lumba Brazil untuk hidup.

Lumba-lumba tergolong sebagai mamalia yang cerdas. Lumba-lumba dapat menolong manusia, bila lumba-lumba sudah terlatih, bahkan lingkaran api pun dapat mereka terobos. Singa laut, spesies primata, ikan paus dan anjing juga termasuk binatang yang cerdas. Lumba-lumba yang sudah terlatih dapat melakukan berbagai atraksi dan mereka juga dapat berhitung, tetapi Lumba-lumba liar belum dapat melakukan berbagai atraksi. Sekarang ini, lumba-lumba dan ikan paus sudah langka, maka lumba-lumba dan ikan paus harus dilindungi. Lumba-lumba dan ikan paus telah mulai dilindungi di seluruh dunia.

 

Penyembuhan dengan Terapi Lumba-Lumba

Filed under: Lumba-lumba — loveabi @ 11:37 am

Lumba-lumba adalah makhluk air yang bernafas dengan paru-paru bukan dengan insang, jadi seperti manusia dan sering juga menolong orang-orang yang karam dilautan bila ada kapal yang tenggelam.

Ilustrasi-Lumba-Lumba/Admin (shutterstock)Ilustrasi-Lumba-Lumba/Admin (shutterstock)

Saat ini telah ditemukan salah satu terapi penyembuhan penyakit yang terkenal dengan nama “Dolphin Therapy Clinic”. Terapi ini merupakan pusat terapi yang berorientasi pada interaksi antara klien dengan lumba-lumba. Pusat terapi lumba-lumba pertama di Indonesia yang didukung oleh tenaga profesional dan berpengalaman.

Terapi dilakukan sambil bermain untuk pengembangan kemampuan kognisi, bahasa, emosi dan motorik. Bila kita perhatikan terapi ini bertujuan untuk mencapai hasil yang lebih baik dan efisien daripada hanya dengan terapi konvensional dalam hal: lamanya perhatian, komunikasi, bahasa dan bicara, akademis dan lain-lain.

Terapi ini dapat memotivasi dan meningkatkan rasa percaya diri sehingga mampu menstimulasi terapi konvensional yang telah diberikan.

Bagaimana cara kerjanya? Kita ketahui bahwa lumba-lumaba mengunakan gelombang sonar mereka untuk mengamati air dan klien (echolocation) lalu mereka memproduksi sejumlah energi yang bergabung didalam tulang tengkorak, dada dan tulang belakang klien yang berada disekitar mereka dan mampu meningkatkan produksi neurotransmitter dan dengan ketertarikakan anak-anak untuk berinteraksi dengan lumba-lumba dapat berguna dalam respon kognitif, fisik dan afektif yang benar.

proses terapi lumba-lumba

proses terapi lumba-lumba

Terapi ini dapat kita temukan pada lokasi Pulau Bidadari resort, Pantai Marina Ancol yang dikelola oleh tim medis dan terapis dari kompartemen sarjana fisioterapi 99 untuk pasien anak-anak dan dewasa.Hal ini pertamakali dikembangkan oleh seorang psikolog bernama DR.DAVE NATHANSON di Ocean World, Fort, Lavderdale, Florida tahun 1978.

Terapi ini berguna untuk kasus anak-anak dengan kebutuhan khusus antara lain Autisme (ADD & ADHD), CP (Celebral Palsy), kesulitan belajar, kurang konsentrasi, gangguan bicara dan bahasa, Down Syndrome, Sensory Integrastion disorder (SID), keterampilan pertumbuhan dan gangguan tumbuh kembang. Pada kasus orang dewasa sendiri antara lain : Stroke, LBP (Low Back Pain/Sakit Pinggang Bawah, HNP, Stress/depresi.

Di pulau Bidadari sendiri saat ini telah ada 2 ekor lumba-lumba berjenis kelamin perempuan, satu berumur 18 tahun bernama Mia dan satu lagi berumur 13 tahun bernama yossi. Ketika liburan panjang kemarin selama tiga hari, kami bersama rekan-rekan berkunjung ke pulau Bidadari dari hari Minggu 14 Maret 2010 hingga hari selasa 16 Maret 2010.

https://i1.wp.com/dolphinbidadari.org/images/stories/foto/14.png

Proses terapi lumba-lumba
https://i2.wp.com/dolphinbidadari.org/images/stories/foto/13.png

Proses terapi yang dilakukan

Pada hari minggu siang, saya sempat melihat lumba-lumba tersebut lagi melakukan terapi untuk anak-anak, tetapi di sekelilingi oleh pagar setinggi 2 meter itu ditutupi kain berwarna biru dengan tujuan lumba-lumba dan pasien dapat berkonsentrasi dalam proses penyembuhannya. Jadi sekedar lewat dan foto-foto dari luar, malamnya saat kami mau menuju benteng martello untuk makan malam dan melewati kolam lumba-lumba tersebut terlihat kedua ekor binatang tersebut sedang istirahat, tidurnya mengambang, sekali-sekali air dikeluarkan dari paru-paru yang berada diatas badannya, juga ketika kami selesai makan malam lewat melewati kembali kolam tersebut, terlihat keduanya sedang mengambang.

Hari senin pagi tanggal 15 Maret 2010, setelah berkeliling pulau bidadari dengan teman-teman, kami sempat singgah di kolam lumba-lumba tersebut tetapi pintunya terkunci dari luar, yah kami cukup puas berfoto dari luar saja, siang harinya setelah acara diskusi dan makan siang dan foto-foto bersama antara peserta kelar dilakukan, saatnya kami beramai-ramai menuju ke kolam lumba-lumba tersebut, anak-anak wartawan OChannelTV ikut juga mengambil gambarnya, sebagian besar peserta saling foto-foto bersama lumba-lumba tersebut dari jarak dekat, sekali-sekali kedua ekor lumba-lumba melakukan aktraksi yang indah untuk dilihat.

Saya sendiri sempat memberi makan lumba-lumba dari dekat, menyuapinya potongan-potongan ikan langsung kemulutnya, mengelus badannya sempat juga salaman dengan lumba-lumba, bila kita memberi tangan  secara otomatis lumba-lumba tersebut akan memberi siripnya untuk disalami, kami bersama beberapa rekan-rekan sempat juga dicium oleh lumba-lumba tadi, kadang kala lumba-lumbanya marah, airnya disibak kekaki, sepatu saya sampai basah, seorang wanita lainnya hampir juga digigit oleh kemarahanan si lumba-lumba.

Bila kita perhatikan bila kita mengelus-ngelus badan si lumba-lumba dan si lumba-lumba mencium seseorang matanya pasti merem seperti manusia, maklum lumba-lumbanya berjenis kelamin wanita.

Hari selasa pagi 16 Maret 2010 jam 07:00 WIB, saya bersama teman-teman sempat berkunjung kekolam lumba-lumba yang terakhir kalinya sebelum berangkat ke jakarta pada jam 09:00 WIB, kami sempat berfoto bersama, saya pamitan dulu kepada kedua lumba-lumba tersebut,kebetulan yang jaga ada disitu jadi pintunya tidak di kunci, sayangnya makanan untuk kedua lumba-lumba tersebut belum dibawa oleh yang jaga, jadi agak marah lumba-lumbanya ketika dipegang, hampir digigit tangan saya, oke sampai jumpa lagi lumba-lumba, dadah…. eh si lumba-lumba marah, dia berenang pindah kolam kesebelah melewati pembatas beton antar kolam selebar 50 cm, mungkin dia sedih ditinggalin oleh pengunjungnya (Cowoknya kembali lagi ke Jakarta).

Didekat kolam lumba-lumba ini ada pohon kepuh yang telah berusia 200 tahun, disini  didepan ayunan kami berfoto berlima dengan para bidadari sebelum berangkat kembali ke Jakarta, Selamat tinggal Lumba-Lumba, sampai jumpai lagi di waktu yang akan datang.

 

Seribuan Lumba-lumba Melompat dan Menari-nari…

Filed under: Lumba-lumba — loveabi @ 11:36 am

Bagi anda yang bosan melihat lumba-lumba di dalam aquarium raksasa atau di kolam pertunjukkan, mungkin wisata ini dapat menjadi alternatif liburan panjang akhir pekan ini. Wisata yang menghadirkan sensasi dan pengalaman luar biasa ini hanya dapat anda temui di Pulau Dewata Bali.

Wisata yang ditawarkan Bali Hai Cruises ini akan mengajak anda ke sebuah perairan di sebelah selatan Bali, tempat berkumpulnya ratusan hingga ribuan lumba-lumba jenis paruh panjang atau yang lebih dikenal dengan spinner dolphin.

Untuk mencapai tempat tersebut, anda harus berangkat pagi hari sekitar pukul 07.30 WITA dari Pelabuhan Benoa, Bali dengan menggunakan speed boat.

Dengan kecepatan 80 kilometer per jam, speed boat dengan nama Ocean Rafting ini akan membuat jantung anda berdetak cukup kencang, karena di tengah perjalanan Ocean Rafting akan menerjang gelombang dan melompat di udara. Namun, anda jangan khawatir terhadap keselamatan anda, karena sang kapten kapal sangat berpengalaman dan mengetahui kondisi laut.

Setelah menyusuri perairan Nusa Dua selama 30 menit, sebuah pemandangan menakjubkan dapat anda saksikan di depan mata. Sekitar seribu lumba-lumba berenang, menari, dan melompat-lompat di sekeliling anda. Agar dapat lebih mendekat, kapten kapal pun mematikan mesin Ocean Rafting dan berjalan pelan-pelan ke arah hewan mamalia berwarna hitam dan abu-abu tersebut.

Setelah posisi speed boat tepat berada di tengah-tengah mereka, anda pun diberi kesempatan untuk mengabadikan momen luar biasa tersebut menggunakan kamera foto atau video.

“Ini luar biasa! Sungguh menakjubkan. Benar-benar pengalaman spesial dapat melihat lumba-lumba secara langsung di habitatnya,” ujar Ares, wisatawan asal Swiss.

Anda diberi kesempatan selama satu jam untuk dapat melihat tingkah laku lumba-lumba yang berukuran 2,5 meter tersebut. Lumba-lumba spinner merupakan jenis hewan yang bersahabat dan suka melompat dan memutar di udara sebanyak tujuh kali, sehingga disebut spinner. Lumba-lumba ini selalu datang berkumpul dan migrasi pada pagi hari dari Samudera Hindia menuju Laut Bali.

Setelah puas menyaksikan atraksi natural lumba-lumba di tengah laut, sang kapten Ocean Rafting pun mengajak anda balik kembali ke Pelabuhan Benoa.

“Jika biasanya melihat lumba-lumba harus ke pantai Lovina Buleleng, kini anda tak usah jauh-jauh kesana karena di perairan Nusa Dua pun ada yang lebih menakjubkan,” ujar I Wayan Juliatmaja, Senior Sales Excecutive Bali Hai Cruises.

Untuk dapat menikmati wisata lumba-lumba ini anda mungkin harus merogoh kocek cukup dalam, yakni 60 dollar AS per orang atau sekitar Rp 540.000. Namun harga tersebut tentunya sebanding dengan petualangan menakjubkan yang dapat anda nikmati selama kurang lebih dua jam.

 

Fakta Menarik Tentang Lumba-lumba

Filed under: Lumba-lumba — loveabi @ 11:34 am

Lumba-lumba, mamalia air yang satu ini mungkin tak asing lagi bagi kita, sosok ikan yang melambangkan persahabatan dan juga sosoknya yang ramah, lucu dan imut membuat manusia cepat akrab dan menyukai mamalia yang satu ini.

Lumba-lumba banyak dimanfaatkan oleh berbagai pihak, seperti militer AS yang pernah melakukan percobaan terhadap lumba-lumba untuk misi Spionase (mata mata). Lumba-lumba memiliki kemampuan unik yang sesungguhnya bila kita sebagai manusia jeli dapat menangkap maksud dari perubahan perilaku lumba-lumba tersebut.

lumba-lumba 1

Kemampuan uniknya tersebut antara lain, suka menolong manusia yang kebetulan tersesat atau terombang ambing di tengah laut (biasanya lumba-lumba menolong dan membimbing menuju perairan), selain itu dapat juga mengetahui kapan bencana gempa akan terjadi.

Semua itu memungkinkan karena lumba-lumba merupakan hewan yang sangat mudah untuk dilatih. diperkirakan terdapat antara 30 sampai dengan 40 jenis lumba-lumba, 5 diantaranya merupakan lumba-lumba yang hidup di air tawar. Walaupun mereka hidup di dalam air, lumba-lumba adalah mamalia yang bernafas melalui blowhole, yang terletak di bagian atas kepala mereka.

Beberapa jenis lumba-lumba harus naik ke permukaan untuk bernafas setiap 20 sampai 30 detik. Lumba-lumba sangat sosial, gemar bermain, teliti, dan cerdas. Mereka hidup dalam kelompok atau keluarga yang disebut Pods. lumba-lumba berisitirahat dengan hanya mengaktifkan setengah dari otak mereka, dan mata nya terbuka sebelah.

Hal ini memungkinkan mereka untuk naik ke permukaan untuk bernafas dan untuk melindungi diri dari predator. lumba-lumba jantan biasa disebut Bulls (banteng) sedangkan betinanya di sebut Cows (sapi). Lumba-lumba dapat mencapai kecepatan 60 km/jam nya atau 37 mph. Selain itu Kedua sisi otak lumba-lumba bekerja secara terpisah.

Selama 8 jam, kedua sisi otak itu sadar. Kemudian sisi yang kiri akan tidur selama 8 jam. Setelah sisi itu terbangun, sisi yang kanan akan tidur selama 8 jam. Dengan demikian lumba-lumba dapat tidur selama 8 jam tanpa harus berhenti secara fisik dan terus berenang.

lumba-lumba 2

lumba-lumba menggunakan suara untuk indera penglihatan nya, menggunakan suara untuk mencari ke arah mana dia harus berenang mencari makan, yang unik saat lumba-lumba mengeluarkan suaranya untuk mencari ikan-ikan kecil makanannya, maka ikan-ikan kecil itu akan tidak berdaya.

Fakta lain dari lumba-lumba yang mungkin kita sering mengetahuinya adalah mereka suka mengiringi kapal kapal yang berlayar di tengah lautan di sisi kiri kanan lambung kapal, hal ini tentu saja menjadi tontonan tersendiri bagi penumpang kapal.

lumba-lumba 3

Beberapa tahun belakangan ini, banyak lumba-lumba yang diburu untuk dijadikan bahan makanan karena dipercaya memiliki khasiat kesehatan. Hal ini sungguh sangat menyedihkan, karena hal tersebut dapat menyebabkan kepunahan hewan itu dari muka bumi. Sering kita mendengar, mereka terdampar di pesisir pantai karena akibat dari terganggunya sistem navigasi yang di karenakan gelombang panas atau adanya gangguan lain di laut.

Bila gendang telinga binatang itu rusak, mereka akan kehilangan arah, dan kemudian muncul ke permukaan lalu berenang tak tentu arah.

 

Lumba-lumba Pink

Filed under: Lumba-lumba — loveabi @ 11:33 am

Jarang sekali terlihat seekor lumba-lumba hidung botol berwarna merah muda beredar di sebuah danau Louisiana. Mamalia ini diambil gambarnya oleh kapten kapal charter setempat Erik Rue yang sedang mempelajari lumba-lumba sejak hewan itu pertama kali muncul Danau Calcasieu, kawasan air payau yang terletak di utara Teluk Meksiko, barat daya AS.

Sejak diketahui berbaur dengan lumba-lumba berwarna normal tahun lalu, lumba-lumba berwarna pink ini telah mengundang animo kedatangan sejumlah pengunjung ke Danau Calcasieu. Kapten Rue (42) pertama kali melihat lumba-lumba pink itu berada bersama kawanan 4 lumba-lumba lain. Salah satu lumba-lumba diketahui sebagai induk yang selalu mendampingi anaknya yang berwarna merah muda itu.

“Seperti dicat, tubuh lumba-lumba itu sepenuhnya berwarna merah muda. Aku tak pernah melihat yang seperti ini sebelumnya,” kata Kapten Rue.

“Mamalia itu berwarna pink mulai dari ujung moncong hingga ekornya dan matanya yang kemerah-merahan menunjukkan hewan ini albino. Kulitnya mulus berwarna merah muda tanpa ada bercak apapun. Aku telah memerhatikannya sekitar 40 hingga 50 kali sejak hewan itu pertama kali muncul dalam kelompok keluarganya di Jalur Kapal Calcasieu.”

Regina Asmutis-Silvia, ahli biologi senior Whale and Dolphin Conservation Society, menyebut lumba-lumba ini ‘benar-benar menawan’. “Aku tak pernah melihat seekor lumba-lumba berwarna seperti ini sepanjang karirku,” kata Regina Asmutis-Silvia.

“Manusia harus menghormati keberadaan hewan ini. Caranya adalah menyaksikan dari kejauhan, membatasi diri dalam mengamati hewan ini serta jangan memburu atau membuatnya terganggu,” tambahnya.