L♥Ve'a

giVe oTherS iN oUr LifE

nAsib Penyu di Bali April 19, 2010

Filed under: Penyu — loveabi @ 9:48 am

Perdagangan Penyu di Bali Masih Berlangsung

Pada tahun 2001 ini ProFauna Indonesia kembali melakukan investigasi terhadap perdagangan penyu di Bali. Investigasi yang didukung oleh Humane Society International ini dilakukan pada bulan Februri-Mei 2001.

Tanjung Benoa adalah pusat perdagangan penyu di Bali. Di Tanjung Benoa inilah tempat masuknya kapal-kapal penangkap penyu. Walaupun di daerah-daerah lain juga terjadi pemanfaatan penyu, namun Bali yang selama bertahun-tahun secara intensif memanfaatkan penyu, sehingga tak heran jika Bali dianggap sebagai pusat perdagangan penyu. Kebutuhan penyu di Bali yang besar ini telah menyedot para penangkap penyu dari berbagai daerah untuk mengirimkan penyu ke Bali.

Dari investigasi ProFauna Indonesia ini membuktikan bahwa perdagangan penyu di Bali masih berlangsung, walaupun jumlahnya menurun drastis. Menurunnya angka perdagangan penyu ini lebih banyak disebabkan karena saat itu pemerintah sedang gencar-gencarnya melakukan operasi yang membuahkan hasil dengan ditangkapnya Maliani seorang nahkoda kapal penangkap penyu. Akibatnya para pedagang penyu, khususnya yang ada di lokasi penampungan cenderung sangat hati-hati dan tertutup. Perdagangan penyu di Tanjung Benoa tidak terjadi lagi secara terbuka seperti yang terjadi sebelum tahun 2000. Kini tempat-tempat penampungan penyu lebih tertutup dan penjaganya selalu mengawasinya dengan ketat. Turis-turis asing yang dulunya bebas melihat penyu-penyu yang ada di penampungan, sekarang sudah dilarang.

Saat ini di Tanjung Benoa ada enam tempat penampungan penyu, yaitu milik Rastha, Kami, Atri, Mentri, Hasan dan Daang. Sebagian besar lokasi penampungan penyu tersebut berada di tepi laut, kecuali milik Kami dan Rastha yang berada agak jauh dari pantai. Penampungan penyu yang ada di tepi laut dipagari dengan bambu, sedangkan milik Kami dan Rasta berbentuk kolam yang terbuat dari semen.

Perdagangan penyu di Bali telah mendapat perhatian dunia internasional dalam lima belas tahun terakhir ini. Tahun 1990-an, beberapa lembaga internasional seperti Greenpeace mempublikasikan bahwa telah terjadi perdagangan dan pembantaian ribuan penyu per tahun di Bali. Isu boikot pariwisata terhadap Bali pun mencuat sebagai respon dari kepedulian masyarakat internasional terhadap nasib malang penyu-penyu yang bebas diperdagangkan di Bali. Apalagi pemotongan atau lebih tepatnya disebut pembantaian penyu tersebut dipandang sangat kejam dan tidak “manusiawi”.

Kemudian isu boikot pariwisata Bali semakin mereda seiring dengan berjalannya waktu dan munculnya isu yang mengatakan bahwa perdagangan penyu di Bali telah menurun. Namun investigasi ProFauna Indonesia di tahun 1999 membuktikan bahwa perdagangan penyu di Bali masih berlangsung. ProFauna Indonesia mencatat ada sekitar 9000 ekor penyu yang diperdagangkan hanya dalam kurun waktu 4 bulan, yaitu Mei hingga Agustus 2001.

Semua jenis penyu laut di Indonesia telah dilindungi berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomer 7 tahun 1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa. Ini berarti segala bentuk perdagangan penyu baik dalam keadaan hidup maupun mati adalah dilarang, seperti yang telah dijelaskan dalam Undang Undang No 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Pemanfaatan jenis satwa dilindungi hanya diperbolehkan untuk kepentingan penelitian, ilmu pengetahuan dan penyelamatan jenis satwa yang bersangkutan. Berdasarkan ketentuan CITES (Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Flora and Fauna), semua jenis penyu laut telah dimasukan dalam appendix I yang artinya perdagangan internasional penyu untuk tujuan komersil adalah dilarang. Indonesia telah merativikasi perjanjian CITES sejak tahun 1978, ini berarti Indonesia terikat terhadap ketentuan CITES ini.

Masalah perdagangan penyu di Bali semakin mendapat perhatian dari berbagai pihak setelah ProFauna Indonesia mempublikasikan hasil investigasinya tahun 1999.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s